Banner 468 x 60px

 

Selasa, 25 Agustus 2020

Membuat Menu dan Sub Menu Blog

Menjadi blogger memang sudah menjadi hal yang tidak asing lagi sekarang ini. Bahkan banyak yang menjadikan blogger sebagai profesi khususnya. Karena bukan tidak mungkin kita bisa mendapatkan banyak penghasilan dari blog, tetapi tentunya hal itu tidak didapatkan secara instan.

 

Sebelum kita mulai membuat menu dan sub menu, perlu sahabat ketahui bahwa ada 2 cara membuat menu dan sub menu. Cara pertama adalah dengan mengedit melalui HTML dan menggunakan Menu tata letak pada blogger.

 

Cara ini bisa anda gunakan jika menggunakan tamplate yang tidak bisa editing menu dan sub menu melalui tata letak atau tidak tersedia kolom edit menu pada menu tata letak. Bagaimana cara mudahnya?

  1. Silahkan kita langsung masuk ke bagian Tema Blogger, kemudian klik pada halaman html lalu pilih Edit HTML
  2.  CTRL+ F lalu ketik "Menu"
  3. Maka kita akan menemukan kode seperti ini    
  4. Kode diatas adalah untuk kode menu, maka sahabat tinggal mengganti "Menu" dengan nama yang sahabat inginkan. Jika ingin dihubungkan dengan label tertentu maka sahabat tinggal mengganti '#' dengan 'link label'.
  5.  Jika kita ingin membuat sub menu dalam menu tersebut maka link dikosongkan 

  6.  Sususan htmlnya tinggal sahabat tambahkan kode ini untuk sub menu.

 

Read more...

Biarlah menjadi rahasia seOrang Ayah

CUKUP JADI RAHASIA AYAH


Tidak semua Ayah pandai menceritakan kejadian di tempatnya bekerja. Perihnya dampratan atasan, keributan yang  terjadi dengan rekan kerja, fitnah dari koleganya, atau sekadar gesekan kecil antar mitra kerja yang kadang menimbulkan percikan emosi. 

Tidak sedikit Ayah yang gagap untuk memulai kata, memilih bahasa untuk bisa menyampaikannya dengan tenang. Masalah yang dialaminya di jalan, tentang motornya yang bersenggolan dengan kendaraan lain, panasnya terik yang menyengat sampai ke ubun-ubun, riuhnya macet jalan raya hingga mengeringkan tenggorokan. Belum lagi soal kereta mogok berjam-jam.  

Sehingga menunda waktu tiba di rumah, hingga pupus rencana bermain bersama anak-anak yang sudah terlelap, martabak bawaan tak lagi hangat, bahkan semua kejadian di kantor, di jalan, di kereta, di bis, ikutan dingin untuk diceritakan.  

Ayah, tak jarang ia simpan sendiri semua kisah. Sebagian Ayah memang berniat menceritakannya ke istri sesampainya di rumah. Sebagian yang lain baru sempat kirim pesan singkat, “bu, Ayah mau cerita...” namun lama sang istri membalasnya. Kelamaan, jadi lupa, dan  tak lagi semangat bercerita. Boleh jadi, istrinya pun sedang sibuk dengan tumpukan setrikaan.  

Sebagian Ayah, justru memang sengaja tak berniat sedikit pun menceritakan seburuk apa pun kejadian yang dialaminya di kantor, di jalan atau di mana saja. Bukan, bukan karena ia tak percaya istrinya, tetapi karena ia hanya ingin selalu membawa kabar positif pulang ke rumah. Tak jarang ia mampir dulu ke kedai kopi sebelum di rumah, sebagian lain memilih menumpahkan keluh kesahnya di masjid dekat rumah, atau menghisap dalam2 sebatang rokok yang mulai kembali dinikmati, bukan untuk menunda pulang, tetapi untuk menenangkan batinnya, agar tak meluap emosi di rumah. Oya, beberapa Ayah sering kali mengusap-usap atau merapikan struktur wajahnya sebelum mengetuk pintu, agar hanya wajah ceria yang disambut istri dan anak-anaknya.  

Ada yang istrinya sanggup menangkap rahasia yang dibalik senyum suaminya, “Abang kok murung, cerita dong...” berkelebat segala baku hantam di jalan akibat senggolan motor, juga makian atasan di kantor, tetapi justru dijawab dengan senyum yang kadang dipaksakan, “nggak kok, nggak ada apa-apa...” sambil bergumam, biarlah jadi rahasia Ayah.  

Ada pula yang istrinya justru tidak peka. Mulai dari pesan singkat yang lupa dijawab, sampai suaminya harus telepon, “sudah baca WA ayah?” Pastinya belum, “Ya sudahlah, nggak apa-apa...” lagi-lagi, akhirnya tetap jadi rahasia Ayah. Padahal, si Ayah mau cerita soal kerlingan perempuan lain yang baru saja bikin deg-degan. Sengaja mau cerita agar tak jadi rahasia, agar istrinya terus membentenginya.  

Beberapa Ayah cukup sadar untuk menahan diri, sedikit sabar untuk menunggu gilirannya bercerita. Sebab, begitu di rumah ia sudah diberondong dengan berbagai kisah yang tak kalah serunya. Tentang uang belanja yang menipis, pulsa listrik yang sudah nut nut nut, bayaran sekolah anak yang harus dilunasi, cicilan rumah yang tertunggak, hutang ke warung di ujung gang, atau pun cerita-cerita seru anak-anak di sekolah mereka... kapan giliran Ayah? 

Ayah yang lain, begitu bersemangat untuk segera sampai di rumah karena ia tahu istrinya selalu senang diajak diskusi tentang apa pun, sampai soal remeh temeh macam sendal jepitnya yang kerap berpindah ke kolong meja rekan kerjanya. Eh, setibanya di rumah, istri cantiknya sudah terlelap di depan televisi, nggak tega untuk membangunkannya dari mimpi selepas nonton drama Korea. Diambilnya selimut dari kamar lalu didekap sang istri dengannya.

Sebagian istri, mungkin tak cukup pandai menyediakan hati dan telinganya untuk menampung semua cerita sang suami. Sebagian lainnya, mungkin juga tak siap bekal untuk mengimbangi dan memberi saran, masukan atas semua persoalan suaminya. Syukur, masih ada kalimat pamungkas, “Sabar ya yah...” sambil usap-usap pundak, atau kecup-kecup mesra. Memang, sebagian masalah sepertinya bisa selesai -setidaknya lupa- kalau istri sudah terlihat manja di pembaringan. Aih...  

Harus dibatasi bahasan ini, sama sekali tak ingin menyinggung sesuatu yang negatif dari semua yang masuk dalam rahasia Ayah. Mari kita bicara yang positif, yang negatif urusan di lapak sebelah saja.  

Lebih dari itu, sebagian Ayah tetap merahasiakan segala yang tak perlu menjadi beban pikiran istrinya. Ia tahu betul, peran istri di rumah tak kalah rumitnya. Tak ingin ia menambahnya, meski sang istri ikhlas. Semua tagihan yang harus dibayar, yang perlu dibeli, yang harus diselesaikan terjawab dengan satu kalimat, “Tenang, Ayah akan bereskan semuanya...” 

“Everything is OK!”, “Insya Allah akan ada jalan” adalah kalimat sakti peneguh jiwa, meskipun otaknya berputar untuk mencari pinjaman ke siapa lagi, padahal hutang yang kemarin pun belum lunas. Ini juga kerap jadi rahasia Ayah. 

Sayangnya, sebagian Ayah ada yang memilih jalan pintas, mengambil hak orang lain, merekayasa anggaran kantor, demi menuntaskan semua masalahnya. Nyatanya, tak pernah selesai masalahnya, justru bertambah.  

Di tengah malam, ada sebagian Ayah yang mengadukan segala keluhnya, semua masalah yang tak pernah menjadi rahasia bagi Sang Pemilik Semesta. Baginya, langit tempat terbaik menyimpan rahasia. Air wudhu bercampur air mata adalah versi ketika hatinya semakin dekat denganNya. Yakin akan pertolongan ... aamiin.

Ayah, kerap dianggap sosok misterius, tak terduga. Ia menyimpan banyak misteri dalam hidupnya, tak sedikit hal yang justru istri dan anak-anaknya belum tahu. Beberapa rahasia Ayah bahkan baru terbuka di hari ia menutup mata selamanya, sebagian rahasia lainnya ikut terkubur bersama jasadnya. 

Dan tetap menjadi rahasia Ayah.

Ayah adalah Ayah..
it's always like that..
Read more...

Berwudhu yang baik

KETIKA AMBIL WUDHU MARI NIATKANLAH DALAM HATI :


1. Ketika berkumur, berniatlah kamu dengan "Ya Allah, ampunilah dosa mulut dan lidahku ini"

2. Ketika membasuh muka, berniatlah kamu dengan "Ya Allah, putihkanlah mukaku di akhirat kelak, Janganlah Kau hitamkan muka ku ini"

3. Ketika membasuh tangan kanan, berniatlah kamu dengan "Ya Allah, berikanlah hisab-hisab ku di tangan kanan ku ini"

4. Ketika membasuh tangan kiri, berniatlah kamu dengan "Ya Allah, janganlah Kau berikan hisab-hisab ku di tangan kiri ku ini"

5. Ketika membasuh kepala, berniatlah kamu dengan "Ya Allah, lindunglah daku dari terik matahari di padang Mahsyar dengan Arasy Mu"

6. Ketika membasuh telinga, berniatlah kamu dengan,
"Ya Allah, ampunilah dosa telinga ku ini"

7. Ketika membasuh kaki kanan, berniatlah kamu dengan "Ya Allah, Jangan gelincirkan kakiku ketika aku melintasi titian Siratul Mustaqim nanti"

8. Ketika membasuh kaki kiri, berniatlah kamu dengan "Ya Allah, bawakanlah daku pergi ke masjid-masjid, surau-surau dan bukan tempat-tempat maksiat serta ampunkanlah dosa aku"

Subhanallah, Semoga yang sekarang "MEMBAGIKAN/SHARE" tausiah ini, Semua Dosanya Diampuni Allah, Diangkat Derajatnya, Dimudahkan REZEKINYA, Dikabulkan Segala Hajatnya dan Mendapatkan Jodoh yang SETIA serta anak yang sholeh/sholehah hingga bisa masuk Surga melalui pintu mana saja. Aamiin Ya Rabbal'alamiin...
Read more...

Kamis, 20 September 2018

Cara memasukkan Postingan ke menu sub menu

Terima kasih telah membaca dan megunjungi blog sederhana ini.

Pada postingan kali ini saya akan mengulas bagaimana caranya memasukkan postingan yang kita buat ke Menu blog atau sub menu.

Bila kita mempunyai menu atau pun sub menu yang lain dalam page blog kita tentu kita akan kesulitan bila kita tidak dapat menggunakannya.

Pada postingan kali ini saya akan memberikan cara simpel dan langkah-langkah.

Langkah-langkah memasukkan Label di Blog perhatikan lebih teliti ya.

1. Cara yang pertama adalah masuk ke menu Blogger anda

2. Buatlah Pos baru/Posting artikel baru. 

3. Jika sudah sudah terlanjur membuat posting, maka tinggal klik edit di bawah judul posting anda



Demikian terimakasih

Jazakallah

Read more...

Mengembalikan Attribute File/Folder yang di-Super Hidden tidak bisa di Un Checklis

Kita pernah menemukan free space media penyimpanan tinggal sedikit tetapi saat kita mengecek isi media tersebut ukuran filenya biasa-biasa saja bahkan kosong?

Pernah merasa memiliki file/folder pada media penyimpanan tetapi file/folder itu tidak ada lagi?

Pernah merasa susah men un hide kan file/folder pada salah satu folder atau file ?

Biasanya hal tersebut diakibatkan oleh virus yang menyembunyikan file/folder kita.

Berikut ini solusi untuk mengembalikan attribute file/folder yang di-super hidden oleh virus

Dalam keadaan PC yang bersih dari sebuah virus maka hidden file/folder pasti bisa ditampilkan
jika kita memilih pilihan untuk show hidden, jika tidak tampil, ada beberapa kemungkinan penyebabnya :
  1. Pada PC kita masih ada virusnya, tapi tidak terdeteksi oleh antivirus.
  2. PC kita bebas dari virus, tetapi banyak file-file sistem operasi Anda yang corrupt  akibat antivirus yang men-delete/quarantine file-file tersebut. File tersebut dihapus atau dikarantina karena dianggap terinfeksi virus. 
  3. PC kita bebas dari virus, tetapi ketika proses pemasangan Removeable disk (flashdisk/memory card) ke PC ternyata pada media tersebut terdapat virus yang mengakibatkan terinfeksinya PC . Virus biasanya dapat menular lewat fitur autoplay yang ada pada Windows.
  4. PC maupun removeable disk kita bebas dari virus, tetapi media tersebut telah melewati proses scan dari antivirus, sehingga kemungkinan file tersebut telah hilang/terhapus karena proses scan antivirus. Kemungkinan lainnya file tersebut disembunyikan akibat ulah dari virus, tetapi telah ter-delete oleh suatu anti virus pada proses scaning sebelumnya.

Langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk mengembalikan attribute file/folder yang di-super hidden oleh virus adalah sebagai berikut :

  1. Buka  Explore dan ketahui dimana folder/file yang hidden/tidak bisa di un checklis
  2. Buka Command Prompt dengan cara klik Start pilih dari Windows System
  3. Masuk ke drive atau folder dimana folder/file yang ter hidden tidak bisa di un checklis dengan printah command prompt dengan printah dir (untuk melihat isi folder dan file) dan d (nama folder) untuk masuk ke folder


  1. Ketik attrib -s -h -r *.* /s /d
  2.  Tunggu beberapa saat sampai proses mengganti attribute file/folder pada drive kita selesai (biasanya ditandai kembali dengan prompt seperti C:\> ).
  3. Coba buka drive, file, atau folder yang sebelumnya tidak tampil menggunakan Windows Explorer
  4. Kemudian refresh (F5). Sampai dengan tahap ini seharusnya kita telah mendapatkan kembali file atau folder yang sebelumnya telah disembunyikan oleh virus.
Penjelasan :
  • attrib = perintah untuk mengubah attribute suatu file atau folder
  • -s = menghilangkan attribute System
  • -h = menghilangkan attribute Hidden
  • -r = menghilangkan attribute Read-Only
  • *.* = menampilkan seluruh file/folder, jika ingin menampilkan jenis file word saja, ketik *.docx, atau cukup mengganti ekstensi file-nya untuk jenis file yang lainnya.
  • /s = proses diterapkan pada file yang berada pada folder maupun sub folder
  • /d = proses folder agar berjalan dengan baik
  • Jika tanda (-) digunakan untuk menghilangkan attribute, maka tanda (+) digunakan untuk menambahkan attribute. Misalnya +h akan menghasilkan file/folder di-hidden.
 
Read more...

Kamis, 16 Agustus 2018

Program Inovasi Desa

Dalam rangka keberlanjutan pelaksanaan Program Pengelolaan Pengetahuan dan Inovasi Desa (PPID) dan Program Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknis Desa (P2KTD) sebagai bagian dari komponen utama Program Inovasi Desa (PID) Tahun 2018, serta sesuai perjanjian antara Pemerintah dan Bank Dunia tentang pelaksanaan PID, maka pada Tahun Anggaran 2018 Direktorat Jenderal Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kementerian Desa PDTT RI menerbitkan kebijakan-kebijakan pelaksanaan program tersebut, untuk menjadi pedoman bagi Pemerintah dan Pemerintah Daerah serta seluruh pelaku program. Berkenaan dengan hal tersebut, Direktorat Jenderal Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kementerian Desa PDTT RI menerbitkan beberapa aturan sebagai berikut :

1. Keputusan Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi Nomor 48 Tahun 2018 tentang Pedoman Umum     Program Inovasi Desa, disertai lokasi dan alokasi Dana Bantuan Pemerintah PPID
2. Petunjuk Teknis Operasional PPID dan P2KTD
3. Keputusan Dirjen PPMD tentang Pengelolaan PPID

Oleh karena itu untuk dapat mempermudah pelaksanaan PID dapat didownload pada link berikut berupa :
1. Keputusan Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi Nomor 48 Tahun 2018 tentang Pedoman Umum Program Inovasi Desa, disertai lokasi dan alokasi Dana Bantuan Pemerintah PPID
2. Petunjuk Teknis Operasional PPID dan P2KTD
3. Keputusan Dirjen PPMD tentang Pengelolaan PPID
4. Contoh RAB TIK dan TPID


https://drive.google.com/drive/folders/1cHaHZj8Y4Vjuaf7EIr_1USWXCcFE3jHP?usp=sharing
Demikian semoga bermanfaat
Read more...

Kamis, 09 Agustus 2018

Cobaan dari Allah

Pada awalnya anak kami bernama Qary terlahir dengan sempurna di salah satu Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) di Pekanbaru, lahir dengan berat 2,3 kg. Meskipun pada masa kehamilan istri saya pada trisemester terakhir sempat dilanda pengapuran plasenta (bahasa kedokteran), namun hasil konsultasi dengan Dokter SPA pada saat itu, dokter menyampaikan tidak perlu khawatir, anak kami dalam keadaan sehat, dari hasil pantauan dokter. 

Alhamdulillah anak kami lahir dengan Normal pada tanggal 30 April 2017, beriring dengan waktu kami sangat bahagia dengan tumbuh kembangnya Qary.

Namun berganti waktu pada saat anak kami memasuki usia 15 bulan, belum dapat mengungkapkan satu patah katapun, sehingga muncul kekhawatiran kami sebagai orang tua yang sangat menyayanginya. Pada tanggal 27 Juli 2018 kami memohon rujukan dari faskes 1 (BPJS) untuk di konsultasikan ke Dokter Anak, hari berikutnya kami konsultasikan ke dr SPA, dan dirujuk ke Dr THT (Faske II), dikarenakan pada RS tsb tidak ada sarana Tes pendengaran sehingga kami dirujuk ke RS Faskes III, sehingga kami melakukan prosedure untuk dapat mengikuti saran tsb, pada tanggal 30 Juli 2018 kami pergi ke Faskes III dengan membawa rujukan ke dr THT, dari hasil konsultasi dokter menyarankan untuk tes BERA dlsb,  namun jika menggunakan prosedur yang ada (BPJS) pada RS tsb, anak kami baru dapat di periksa pendengarannya 3-4 bulan mendatang, sehingga kami memutuskan untuk dapat melakukan pemeriksaan dengan biaya sendiri.
Pada tanggal 6 Agustus 2018 anak saya dilakukan pemeriksaan BERA dlsb, dari hasil tes tsb Dr THT memvonis anak saya"gangguan pendengaran berat, " / Profound. telinga Kanan anak saya didapat 110 db dan Kiri 100 db,  penjelasan dari dr tsb, batas pendengaran manusia normal antara 0 - 25 db. sehingga kata dr tsb anak saya "Profound kategori sangat berat" seperti diterjang halilintar ditengah siang" mendengar vonis Dr tsb.
Sepanjang jalan dan waktu batin saya terus menangis.
Sambil mencari tahu dengan browsing tentang cohlear implan dan Profound. Makin saya membaca tentang hal tersebut, makin membuat hati saya terinyuh bercampur hancur. sangat berat cobaan ini yang kami hadapi. Begitupula istri saya. air matanya bercucuran, saya mencoba untuk kelihatan tegar di rumah, namun disaat jauh dari rumah/ketika bekerja saya akui. Tidak sanggup menahan sedih. Lucunya, polosnya, waktu yg telah kami habiskan bersama rollback kebelakang,  membuat saya belum bisa menerima cobaan ini. "Kenapa harus dia, kenapa harus kami" yg terbesit di telinga dan hati saya. Apa istimewanya kami, sehingga kami yg dicoba. Hal itu yg menghantui saya. 

Saya harus tetap tegar dan kuat. Yang kepikiran oleh kami saat ini.  Qary harus sehat seperti orang normal lainnya, dia harus bisa mendengar, demi masa depannya, kami sangat menyayanginya.

Profound masih membuat saya perlu mengetahui banyak tentang hal tersebut, seperti apa dan bagaimana akibatnya dengan sakit yang diderita buah hati kami, sambil bertanya dan mencari informasi baik melalui media internet, kami dipertemukan dengan para Orang Tua Hebat yang mengalami hal yang sama dengan kami. banyak yang kami tanyakan dan diskusikan tentang perkembangan  anak profound. dari kesimpulan yang kami peroleh  biaya untuk Operasi cohlear implan tidaklah sedikit antara 400 jt s/d 600 juta, dgn penghasilan saya sebagai seorang honorer salah satu instansi pemerintah yg bergerak dibidang pemberdayaan masyarakat, saya merasa tidak berdaya dgn ujian dari Allah. 

Namun saya dan kami khususnya Orang tua yang dititipkan anak hebat ini, terus berupaya untuk tegar dan tetap berusaha untuk kebaikan masa depan anak kami. cobaan ini membuat kami terus berupaya mengintropeksi diri. Hanya dengan dekat dengan ALLAH SWT dengan bermohon keajaiban dan mukjizatNya kami lakukan.


Semoga kami selalu diberikan kekuatan untuk dapat tegar menghadapi cobaan ini dan terus berupaya untuk hal yang terbaik buat masa depan dan kebaikan anak kami, Aamiin
Read more...

Autodidak

Otodidak atau autodidak (berasal dari bahasa Yunani autodídaktos = "belajar sendiri") merupakan orang yang tanpa bantuan guru bisa mendapatkan banyak pengetahuan dan dasar empiris yang besar dalam bidang tertentu. Mereka mendapatkan pengetahuan tersebut dengan belajar sendiri. 

Biasanya, seseorang yang disebut sebagai otodidak bergelut dalam bidang tertentu, seperti seni, sastra, arsitektur, dan kerajinan tangan. Di samping itu, beberapa bidang bisa jadi sangat sempit sehingga pendidikan yang sesungguhnya tidak ada, di mana seseorang mendiskusikan apakah pendidikan itu merupakan kemungkinan realistik (kewaskitaan).
Kata otodidak sering berkonotasi negatif, karena sering dinisbatkan pada orang yang tak terdidik dalam intelektual tradisional. Namun, ini bukanlah perbandingan yang benar, karena orang dapat dengan mudah memenuhi syarat untuk keahlian dalam bidang tertentu.
Read more...

Membuat Menu dan Sub Menu Blog

Menjadi blogger memang sudah menjadi hal yang tidak asing lagi sekarang ini. Bahkan banyak yang menjadikan blogger sebagai profesi khususny...

 
Autodidak © 2018